Bakar Kalori? Susui Bayi Anda!

cara diet sehat alami

Adanya bayi dalam keluarga Anda tentu menjadi anugerah yang sangat indah. Meski demikian, waktu dan energy Anda pasti terkuras untuk mengurus buah hati. Dengan kondisi seperti itu, akan sulit mencari waktu untuk berolahraga. Padahal bagi Anda yang menyusui, tubuh Anda yang gemuk sejak hamil tentu membuat Anda risih. Dan pasti Anda ingin mengetahui bagaimana cara  menguruskan badan yang sehat dan alami sehingga tubuh Anda kembali langsing seperti sedia kala.

Tapi tahukah Anda? Menurut dr. Inge Permadhi, MS, SpGK., kegiatan mengurus bayi  setiap hari Anda lakukan ternyata bisa membakar kalori dengan alami!

“Kalau ibu bergerak, menjaga pola makan, dan menyusui, dalam 4-6 bulan pertama, berat badan akan turun 0,6 – 0,8 kg/bulan,” ujar dokter spesialis gizi ini. Saat menyusui, Anda jangan melewatkan makan. Ibu menyusui harus makan besar tiga kali sehari dan snacking tiga kali sehari. Anda harus ingat nutrisi yang dibutuhkan bayi Anda yang hanya didapat lewat ASI Anda.

cara diet sehat alami

“Yang harus dikurangi jumlah kalori tapi tidak boleh kurang dari jumlah yang dibutuhkan ASI,” ujar Inge. Konsumsi karbohidrat kompleks, buah, sayur, kacang-kacangan, dan produk hewani. Camilannya buah-buahan dan minum sebanyak 13 gelas sehari.

ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi, ternyata bisa juga membantu Anda menurunkan berat badan. Lebih dari 750 cc, Anda bisa membakar hingga 500 kalori. Ketika Anda memandikan bayi selama lima belas menit, Anda juga membakar 60 kkal dan saat Anda menggendong bayi sambil berdiri selama tiga puluh menit, 100 kkal Anda telah terbakar.

cara diet sehat alami

“Menyusui sambil duduk selama setengah jam, membakar 40 kkal dan 100 kkal jika berdiri,” tambah Inge. Menggendong sambil berdiri selama satu jam bisa membakar hingga 205 kkal dan mendorong bayi menggunakan stroller selama 1 jam, membakar sekitar 171 kkal.

Pasca melahirkan, Anda boleh berolahraga dua minggu pertama setelah melahirkan normal dan tiga bulan jika melahirkan dengan caesar. Olahraga yang dilakukan pun hanya olahraga ringan seperti berjalan. Tetapi, Anda tetap harus konsultasi terlebih dahulu sebelum melakukan latihan fisik pasca melahirkan.